SEKOLAH SANTO YOSEPH - JAKARTA TIMUR

   

                              

 

       

           

 

TUJUAN, TARGET DAN PROGRAM KURIKULUM

 

Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) SMA Santo Yoseph mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) yang disusun sesuai dengan standar ISO 9001:2000.

 

TUJUAN, TARGET DAN PROGRAM KURIKULUM

 

Berdasarkan UUD RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan ditekankan pada pasal 35 dan 36 tentang perlunya peningkatan Standar Nasional Pendidikan sebagai acuan kurikulum secara berencana dan berkala dalam rangka mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional; dan Peraturan pemerintah RI Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional, pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) SMA Santo Yoeph mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL). Selain itu juga berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP yang dipadukan dengan kurikulum 1994 dan kurikulum 2004 untuk menjamin pencapaian tujuan Pendidikan Nasional.

 

KTSP SMA Santo Yoseph  disusun dengan tujuan memberi kesempatan peserta didik agar:

  1. belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. *  belajar untuk memahami dan menghayati
  3. *  belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif
  4. *  belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain
  5. *  belajar untuk membangun dan menemukan jatidiri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan

Tujuan dan Target Kurikulum

  1. mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah diraih selama waktu tahun pelajaran 2007-2008
  2. memberikan layanan prima sesuai Standar ISO 9001:2000
  3. membantu pemerintah dalam melakukan percepatan, pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan dengan aplikasi KTSP dan kurikulum plus

Program Unggulan

  1. Kelas Akselerasi (Program Percepatan Belajar)
  2. Siswa lulus UN 100% dan diterima di PTN kurang lebih 90%
  3. Pelatihan bidang sains untuk persiapan OSN
  4. Pembelajaran berbasis IT dengan dukungan Digital Library (perpustakaan maya)
  5. Pengembangan sumber daya guru
    - Guru-guru mampu melaksanakan pembelajaran berbasis ICT

    - 90% guru berpendidikan S1 dan diharapkan S2
    - Kursus manajemen

 

   KEMBALI ]